Syar’i Atau Trendy?

Aroma akhir zaman sudah semakin menyengat, kuncup-kuncupnya semakin jelas terlihat. Dari penjajaan aurat hingga penyesatan-penyesatan aqidah dan subhat-subhat. Penghapusan kebenaran dan visualisasi setan. Inilah zaman kita…di penghujung berakhirnya dunia.

Diantara ciri-ciri akhir zaman itu adalah hilangnya rasa malu, khususnya pada diri wanita. Mereka akan dengan sangat mudah memperlihatkan aurat-aurat mereka, bahkan dengan sengaja mereka menjualnya untuk tujuan-tujuan yang tertentu.

Aurat wanita sudah bukanlah sesuatu yang sacral untuk dilihat, sudah bukan lagi sesuatu yang seharusnya hanya milik mahramnya saja. Akan tetapi, aurat wanita kini sudah menjadi sebuah pemandangan biasa dan milik semua orang yang menatapnya. Dari ujung kaki hingga ujung rambut seorang wanita telah dengan mudah kita dapati dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai busana yang dikenakan oleh para wanita saat ini sudah tidak mencerminkan apa-apa selain mempertontonkan aurat. Ibarat hanger yang bisa digantungkan pakaian apa saja. Seperti itulah kenyataan kebanyakan wanita saat ini. Mereka telah dengan rela dan sengaja mengenakan pakaian apa saja yang mereka suka, meskipun harus memperlihatkan auratnya. Read more…

Categories: Journally

Artis Lokal tidak lebih baik dari Lady Gaga

Penampilan Lady Gaga dan artis Indonesia saat manggung.

Ketegasan masyarakat, aparat dan unsur-unsur penting lainnya dalam menolak konser Lady Illuminati Gaga di Gelora Bung Karno juni mendatang adalah sikap positif. Keerotisan dan ketidaksenonohan Lady Gaga saat perform adalah alasan utamanya. Karena penampilan Lady Gaga tidak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia dan akan melahirkan reaksi yang luar biasa dari pihak-pihak tertentu khususnya umat Islam yang notabene adalah penduduk mayoritas di negeri ini.

Tapi sikap tegas seperti ini juga seharusnya bukan hanya ditujukkan kepada si Lady Gaga saja, karena pada kenyataannya “lady-lady” di Indonesia juga tidak berpenampilan lebih baik dari  wanita yang  bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanota ini. Tengok saja bagaimana penampilan artis-artis wanita Indonesia saat ini, mereka bisa dikatakan menyerupai gaya Lady Gaga. Gaya-gaya yang erotis, pakaiannya yang mengumbar aurat serta perilaku-perilaku mereka dibelakang layar yang sebenarnya lebih gila lagi. Lalu kenapa mereka diam? Read more…

Categories: Journally

Konser Artis Vs Kajian Gratis.

Bismillahirrahmaanirrahim..

Ketika kabar tersiar di seluruh media tentang pertunjukan akbar sang idola, seketika jiwa terpanggil mengikutinya. Harga tiket masuk bukan masalah, penuh sesak antrian bukan rintangan yang penting bisa datang dan menyaksikan sang idola perform di depan mata.

Sungguh tersiksa jiwa seorang pengagum manusia, ia akan sangat terbebani dengan kesukaannya. Ketika ia bisa, ia puas luar biasa meski korban apa saja. Namun ketika ia tak bisa, hatinya gundah gulana, sakit tiada terkira. Demi sang idola ia akan rela mengorbankan apa saja. Waktu, materi, bahkan harga diri.

Seperti itulah realita yang ada. Potret generasi muda yang terjajah fanatisme buta kepada idola yang sebenarnya sang idola hanya manusia biasa bahkan jauh dari yang seharusnya. Tidak ada lagi pandangan agama, norma atau moral. Yang ada hanya kekaguman yang tak disertai apa-apa kecuali kesenangan semata. Read more…

Categories: Journally

Karomah Mujahidin dan Syuhada Indonesia I

Karomah-karomah Mujahidin Di Sekitar Kita, Bumi Jihad Nusantara

o – O – o

Saat interogasi baru berlangsung terhadap akhuna DAP, HP D88AT namanya Ahmad berdering, “Bapak (Bapaknya Ahmad) terkena stroke” diujung telpon terdengar…Astaghfirullah kata dia tersentak kaget… kemudian penyelidikan dilanjutkan lagi tidak lama berselang HPnya bunyi kembali, “Ibu (Istrinya Ahmad) masuk rumah sakit kena serangan jantung” Astaghfirullah ada apa ini…. akhirnya penyidikanpun ditunda….. (informasi dari Ummu Yasmin Istri Akhuna DAP)

Kejadian seperti ini ternyata bukan hanya menimpa Akhuna DAP, banyak juga menimpa ikhwan yang lainnya dengan cerita yang berbeda, sesungguhnya Alloh tunjukkan kebesaran-Nya dan balasan bagi mereka yang semena-mena terhadap Mujahidin dan Kaum Muslimin….. (jaka lelana perindu syurga)
Read more…

Kedekatan Irshad Manji dengan Salman “The Satanic” Rusdi.

Kedekatan Manji dengan Rusdi ini tercium pada pertengahan Januari 2009 lalu. Dua tokoh penghujat Islam itu nampak tampil dalam sebuah acara talk show di sebuah lembaga bernama 92nd Street Y . Manji sebagai host dan Rushdie sebagai nara sumber. Beredar juga foto-foto kedekatan mereka yang dipublish di akun facebook Manji.

http://www.facebook.com/media/set/?set=a.50057194577.57636.7903274577&type=3

Irshad Manji: Saya adalah Seorang Lesbian Read more…

Categories: Journally

Salah Kaprah Memaknai Islam Sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin

Benar bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin. Namun banyak orang menyimpangkan pernyataan ini kepada pemahaman-pemahaman yang salah kaprah. Sehingga menimbulkan banyak kesalahan dalam praktek beragama bahkan dalam hal yang sangat fundamental, yaitu dalam masalah aqidah.

Pernyataan bahwa Islam adalah agamanya yang rahmatan lil ‘alamin sebenarnya adalah kesimpulan dari firman AllahTa’ala: “Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan rahmatan lil ‘alamin (sebagai rahmat bagi seluruh manusia)” (QS. Al Anbiya: 107)

Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam diutus dengan membawa ajaran Islam, maka Islam adalah rahmatan lil’alamin, Islam adalah rahmat bagi seluruh manusia.

Secara bahasa arab, rahmat artinya ar-rifqu wa ath-tha’athuf; kelembutan yang berpadu dengan rasa iba (LihatLisaanul Arab, Ibnul Mandzur). Atau dengan kata lain rahmat dapat diartikan dengan kasih sayang. Jadi, diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam adalah bentuk kasih sayang Allah kepada seluruh manusia. Read more…

Categories: Tauhid Wal Jihad

Mengobati Demam Dengan Air

Mengobati Demam Dengan Air

Diriwayatkan dalam shahih Bhukari Muslim bahwa Rasulullah bersabda :
“Sesungguhnya demam – atau demam berat – berasal dari uap jahanam, karena itu dinginkanlah dengan air”.
Hadist diatas membuat bingung beberapa dokter yang tidak memahaminya. Mereka mengira hadist tersebut bertentangan dengan metode umum perawatan demam. Kami akan menjelaskan hadist tersebut secara rinci, ditinjau dari sudut pemahaman fiih dan argumentasinya.
Jika Rasulullah mengeluarkan suatu pernyataan, konteksnya ada dua macam. Pertama, pernyataan itu bersifat umum,, yakni ditujukan kepada seluruh umat manusia. Kedua, pernyataan itu bersifat khusus, yakni ditujukan kepada umat dan kondisi yang spesifik. Sebagian besar pernyataan Rasulullah adalah jenis pertama. Mengenai jenis kedua, sama dengan pernyataan Rasulullah, “Janganlah kalian menghadap kiblat saat buang air kecil atau buang air besar, jangan pula membelakanginya, tetapi menghadaplah ke Timur atau ke Barat”. Pernyataan ini bukanlah ditujukan bagi  orang-orang yang bermukim ditimur atau dibarat, juga tidak kepada penduduk Iraq, tetapi ditujukan bagi orang-orang yang bermukim di Madinah dan searah dengan Syam (Suriah). Ini sama dengan sabda Rasulullah, “Apa yang ada diantara Timur dan Barat adalah kiblat”. Read more…
Categories: Fiqh
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 55 other followers